Keutamaan Rajab

Keutamaan Rajab

Firman Allah SwT QS. 17:1

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya pada waktu sebagian malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Palestina) yang telah kami berkahi sekelilingnya sebagai tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Mendengar lagi Maha Melihat

Allah SwT telah memperjalankan hambanya (Rasulillah Muhammad SAAW) di bulan Rajab tepatnya pada tanggal 27. Pada bulan Rajab ini Rasulillah Muhammad SAAW mengajarkan kepada umatnya agar memperbanyak doa, Allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya’bana wa ballighna Ramadhana. “Ya Allah berkahilah kami dalam bulan Rajab dan bulan Sya’ban (Ruwah/Arwah) dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan.
Beliau bersabda lagi: Inna Rajaba Syahrullah, wa Sya’ban Syahri wa Ramadhan Syahru ummati. “Sesungguhnya bulan Rajab adalah bulannya Allah, bulan Sya’ban adalah bulan ku dan bulan Ramadhan adalah bulan ummatku”
Rajab sebagai bulannya Allah SwT diterangkan dalam kitab Durratun Nashihin bahwa Rajab terdiri dari tiga huruf, Ra, Jim dan Ba. Ra dimaknai Rahmatullah yaitu kasih sayangnya Allah, Jim dimaknai Jurmul Ábdi artinya Dosa hamba, dan Ba dimaknai birrullah yang artinya kebaikan Allah SwT.
Dengan kita memuliakan bulan Rajab ini, in sya Allah seoarang hamba yang memuliakan bulan ini ia akan memperoleh kasih sayangnya Allah SwT, dosa akan diampuni Allah SwT serta mendapatkan kebaikan Allah SwT
Bulan Rajab, sebagai bulan yang agung karena diangkatnya Rasulillah Muhammad SAAW ke langit sampai melintasi tujuh lapis langit sampai ke atas langit melewati samudra air yang berada diatas langit, melewati neraka, surga, ársy sampai kursinya Allah dan berjumpa dengan Rabb-Nya Allah SwT Jalla Jalaluh di Sidratul Muntah dan Mustawa dan mendapat penghormatan dari Allah SwT : Attahiyatul Mubarakatus shalawatu thayyibatulillah Assalamuálaikan ayuyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh, assalamuálaina wa ála ibadillahi shalihiin
Dalam perjalanan tersebut Rasulillah Muhammad SAAW berjumpa dengan para ruh Nabi dan Rasul seperti Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS padahal mereka sudah meninggal dunia lebih dari seribu tahun, dan ruh-ruh tadi masih bisa memberikan faidah kepada Rasulillah Muhammad SAAW seperti Nasehat Nabi Ibrahim AS supaya Rasulillah Muhammad SAAW disuruh untuk memperbanyak pohon-pohon di Surga dengan memperbanyak bacaan tasbeh, Subhanallah, wal hamdulillah wa laailaha illallaah, dan Nabi Musa AS yang mengusulkan kepada Rasulillah Muhammad SAAW agar minta keringanan shalat 50 waktu supaya dikurangi dan akhirnya menjadi 5 kali dalam sehari
Dari perjalanan isra’wal úruj tersebut, ummat Muhammad SAAW mendapatkan perintah berupa: mendirikan shalat yaitu mendirikan sifat sidiq, fathanah, amanah dan tabligh. serta mengerjakan shalat lima waktu yakni ‘subuh, dhuhur, ásar, maghrib dan ísya. Ringkasnya Rajab sebagai bulan yang agung kita dianjurkan supaya memperbanyak puasa sunah, memperbanyak istighfar dan sholawat. karena dengan amaliah tersebut fa in sya Allah kita akan mendapatkan lima kemuliaan 1. dimudahkan dalam mencari rejeki 2. dibebaskan dari azab qubur, 3. mendapat buku catatan amal dari arah tangan kanannya, 4, melewati shirat bagaikan kilat dan 5. masuk surga tanpa hisab.
Wallahu a’lam bishawab.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *