Hukum Nikah Setelah Murtad

Hukum Nikah Setelah Murtad

Soal:
Bagaimana hukumnya orang islam yang meninggalkan sholat lalu murtad sesudah nikahnya?
Apakah nikahnya batal?
Jika batal bagaimana hukum anaknya?

Jawab:
Nikahnya batal baik sebelum bersetubuh atau sesudah bersetubuh dan tidak kembali kepada islam lagi sebelum habis iddah.
Adapun batalnya nikah terhitung sejak orang itu murtad.
Kemudian anak yang terjadi baik sebelum murtad dan sesudahnya,hukumnya tetap anak islam,kalau salah satunya dar kedua orang tuanya itu murtad,maka anak juga murtad menurut pendapat yang mu’tamad.
Jikalau salah satu dari kedua orang tuanya murtad dan yang lain kafir asli,maka anaknya menjadi kafir asli,menurut pendapat yang mu’tamad.

Sumber rujukan:

Kitab Tanwir al-Qulub:416
ويبطل بها صومه و تيممه ونكخه قبل الدخول اوبعده فان اسلم في العدةعاد النكاح
karena kemurtadan itu batalah puasanya,tayamumnya,nikahnya sebelum atau sesudah bersetubuh.jika ia msuk islam lagi sebelum habisc masa iddah istrinya,maka ia harus mengulang akad nikah.

Kitab Bujairimi Wahab III/376:
وردة من الزوجين او احدهما قبل دخول وما في معناه من استدخال مني تنجز فرقة بينهما لعدم


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *