ISRO WA ÚRUJ

ISRO WA ÚRUJ

Peristiwa Isro wa Úruj yang terjadi pada diri Rasulillah Muhammad SAAW di tanggal 27 Rojab terjadi saat usia 52 Tahun. Al Qurán Surat Bani Israil No. urut 17 ayat 1 Allah SwT berfirman: “Subhanalladzii asro biábdihi lailan minal Masjidil Harom ilal Masjidil Aqsholladzii barokna haulahu linurayu min ayatina innahu Huwas Samiúl áliim.” yang artinya Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqsho yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.

Dari ayat di atas, ada peristiwa perjalanan kehidupan Rasulillah Muhammad SAAW dari waktu mulai sampai dengan waktu selesai. waktu awal sampai dengan waktu akhir. dari dhohir sampai dengan batin. dari waktu dunia sampai dengan akherat, dari perjalanan fisik menuju kepada non fisik. semua yang dialami oleh Rasulillah Muhammad SAAW pada titik akhir yaitu KIBLAT.

Masjidil Harom di Mekah sebagai tempat permulaan perjalanan dan Masjidil Aqsho di Palestina sebagai tempat batas perjalanan yang berupa fisik. Sedangkan di dalam Masjidil Harom ada Ka”bah sebagai tempat untuik Thowaf, dimana Ka’bah yang dhohir juga memiliki yang batin yaitu Baitullah. Begitu juga Masjidil Aqsho yang dhohir juga memiliki yang batin yaitu Baitul Maqdis.

Masjidil Harom yang penuh sesak dengan banyaknya orang thowaf mengelilingi Ka’bah begitu juga Masjidil Aqsho yang banyak dikunjungi para peziarah mencerminkan betapa mulianya kedua tempat tersebut. Akan tetapi banyak manusia yang belum sampai perjalanannya pada dataran batiniahnya yaitu sudahkah sampai di batinnya yaitu Baitullah dan Baitul Maqdis ?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *