ISI KANDUNGAN AL QURÁN

ISI KANDUNGAN AL QURÁN

Al Qurán sebagai catatan tentang Qurán yang kita baca terdiri dari 30 juz, 114 surat lebih dari 6000 ayat dapat kita pahami isinya secara ringkas. ringkasnya al Qurán ada Pembuka dan ada Penutup. Pembuka yaitu Surat Al Fatihah yang terdiri dari 7 ayat. Penutup yaitu Surat An Nas yang terdiri dari 6 ayat. Pembuka yaitu Rasulillah Muhammad SAAW dan Penutup yaitu Manusia. Rasulillah Muhammad SAAW adalah yang menyelesaikan masalah. Manusia adalah yang diselesaikan masalahnya. Al Qurán ayat yang pertama adalah Bismillahirrahmaanirrahim, dan ayat yang terakhir adalah minal jinnati wannas. Huruf pertama dalam al Qurán yaitu Ba (mu’min) dan huruf yang terakhir yaitu sin (manusia). Adapun diantara Pembuka dan Penutup yang ada di tengah berisi keterangan-keterangan tentang perilaku manusia, mulai dari Nabi Adam A.S. sampai dengan Rasulillah Muhammad SAAW. Keterangan perilaku manusia diklasifikasikan hanya ada dua yaitu Mu’min dan Kafir.
Dari Perilaku manusia yang ingin di selesaikan masalahnya adalah si Kafir ini bagaimana bisa kembali ke Ba (Mu’min). untuk menjawab ini yang dapat menyelesaikan masalahnya adalah al Fatihah (Rasulillah Muhammad SAAW) karena Beliaulah yang sebagai “Innama buítstu li utamima makarimal akhlaq”, Sesungguhnya tidak Aku utus tidak lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak. dan akhlak Nabi SAAW adalah Khuluquhul Qurán, dan Beliaulah sebagai Rahmatan lil Álamin. Wa ma arsalnaaka illa Rahmatan lil álamin dan sebagai Imamul anbiya wal mursalin (pemimpinnya seluruh para Nabi dan Rasul) serta sebagai makhluk yang paling mulia “Inna akromakum índallahi atqoqum”Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu disisi Allah adalah orang yang paling TAQWA.” Siapa yang paling Taqwa tidak lain adalah Rasulillah Muhammad SAAW, karena Beliaulah yang sebagai uswatun hasanah. “Laqod kana lakum fii Rasulillah Uswatun Hasanah.”
Assalamuálaika Zainal Anbiya
Assalamuálaika Atqol Atqiya
Dalam al Qurán QS. Al Hujurot/49:13 memakai lafadz Atqo. bukan Atqiya. artinya kalau Atqo yang paling Taqwa berarti hanya ada satu orang, satu orang yang dimaksud adalah Rasulillah Muhammad SAAW, Beliaulah yang Al Hamdu (Segala Puji) jadi Segala Puji. Si Puji itu yaitu Muhammad SAAW, yaitu Rasulillah Muhammad SAAW. Jadi Segala Puji itu hanya milik si Puji itu sendiri yaitu Rasulillah Muhammad SAAW yang kedudukannya sebagai Rabbil Álamin, Arrahmanirrahim, Maliki Yaumiddin, Iyyaka na’bud wa iyyaka nastaín. Beliaulah yang sebagai Rabbinnaas. Malikinnas dan ilahinnas. untuk itu jadikanlah Beliau sebagai wasilah buat kita supaya kita dapat selamat. Sebagaimana doa setelah Adzan, Allahummad Rabba Hadzihid Da’watit-tammah wa shalatil qaimah ati Sayyidina Muhammadanil WASILAH wal Fadhilah. Tanpa kita menggunakan wasilah Rasulillah Muhammad SAAW maka semua terhijab tidak akan sampai kepada Allah SwT Jaalla Jalaaluh. untuk itu apapun doa tanpa bersholawat maka doa kita tidak akan sampai kepada Allah SwT. Inilah pentingnya kita bershalawat/berhubungan dengan Rasulillah Muhammad SAAW. Ällahumma Shalli ála Sayyidina Muhammad wa ála Ali Sayyidina Muhammad”.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *