MENJAWAB MODERASI AGAMA

MENJAWAB MODERASI AGAMA

Agama itu hanya ada satu yaitu Laa ilaaha illallah Muhammmadur Rasulullah
Beragama sebagai cara beragama bisa banyak, ada Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Chu
Agama yang betul yaitu agama yang diikuti oleh Ahlul Kiblat
Banyak orang beragama tidak mengikuti Ahlu Kiblat, tapi Ahlul Kitab
Karena yang diikuti ahll kitab, maka yang terjadi agama menjadi sains yang bersumber ari buku-ke buku. PAdahal agama itu bersumber dari wahyu ke wahyu

Apa yang terjadi jika agama itu berdasarkan teks ?
yang terjadi adalah agama berdasarkan pada teks, kalau tidak ada teksnya dikatakan bidáh dan sesuatu yang bidáh yang tidak dicontohkan oleh Rasulillah Muhammad SAW diklam sesat dan yang sesat masuk neraka. orang yang menggunakan cara pandang ini jadi ekstrim, yaitu ekstrim kiri

Apa yang terjadi jika agama itu didasarkan pada rasio ?
yang terjadi adalah rasionalis, posotivis, materialis, atheis dan yang terjadi adalah ada yang tidak mengakui agama karena tidak rasionalis. Demikian terjadinya yang terjadi di banyak rasionalisme yang berujung pada radikalisme. paham yang seperti ini melahirkan ekstrim kanan

lalu apa itu Moderasi ?
Moderasi dimunculkan untuk memberikan jawaban atas keduanya yakni ekstrim kiri dan ekstrim kanan untuk dibawa ketengah-tengah supaya tidak terjadi skstrimisme. tengah-tengah itu moderat, jadi agama dipahami secara moderat. sebagaimana kata pak Menteri Agama Bapak KH. Lukman Hakim, katanya :
“Jadi moderasi yang dimaksud di sini adalah cara kita beragama secara moderat, lawan dari ektrem,” ujar dia.

Agama yang betul itu hanya ada satu. Laa ilaaha illallah Muhammadun Rasulullah. inilah agama yang benar. Innaddiina índallahi; Islam, Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah itu hanya Islam. Alyauma akmaltu lakum diinakum wa atmamtu álaikum ni’matii wa radhitu lakum islama dinan. Pada hari ini telahKu sempurnakan agama Islam untukmu dan telah Aku cukupkan nikmatKu kepadamu dan Aku telah ridha Islam sebagai agama buatmu. wa man yabtaghi ghoirol islam fala yuqbala minhu wa huwa fil akhiroti minal khosirin, “Dan barang siapa mengambil agama selain islam, maka tidak diterima agama itu disisi Allah dan di akherat termasuk orang-orang yang merugi. mengapa merugi karena amal-amal mereka tidak diterima Allah SwT, amal mereka bagaikan fatamorgana
Inilah yang dinamakan dengan Hakekat Agama, isi dari moderasi Agama. untuk itu, ekstrim kiri dan ekstrim kanan di bawa ke tengah-tengah (ausath) dibawa kepada inti agama. inti agama itu ada di Rasa. dan Rasa itu ada di dalam Qolbu. Semua Rasa sama baik itu Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Chu.
Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuh dan wajah kalian, akan tetapi sesungguhnya yang dilihat oleh Allah SwT adalah yang ada di dalam Qolbu kalian dan amal-amal kalian.
Di dalam tubuh manusia ada segumpal daging kalau daging itu baik, maka baiklah semuanya dan apabila segumpal daging itu buruk maka buruklah semuanya. ketahuilah segumpal daging itu adalah Qolbu. bukan Qolbu yang fisik tetapi yang ada di dalam qolbu yang non fisik yaitu ruh.
Jagalah ruh kita, Quu anfusakum wa ahlikum naron, “Jagalah dirimu dan keluargamu dari azab api neraka”. diri yang ada dalam diri kita yang sebenarnya adalah Ruh.
Wallahu a’lam bish-showwab


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *